Unity Tutorial : Vuforia Simple Image Target

rrrrreee

Tutorial kali ini akan membahas salah satu plugin Unity yang sangat powerful, yaitu Vuforia Unity Plugin. Plugin pihak ketiga ini biasanya digunakan untuk membuat aplikasi-aplikasi Augmented Reality. Apa itu Augmented Reality ? Untuk lebih lengkapnya silahkan kunjungi laman wikipedia di Realitas tertambah. Aplikasi dari Augmented Reality ini banyak digunakan dalam mobile game, display, presentation sampai website. Kali ini saya akan share tutorial membuat Simple Image Target menggunakan Unity 3D + Vuforia SDK.

Apa saja yang dibutuhkan ?

1. Unity 3D Free Version [ http://unity3d.com/unity/download ]

2. Vuforia SDK : Unity Extension [ https://developer.vuforia.com/downloads/sdk ]

3. Android SDK [ http://developer.android.com/sdk/index.html ]

Saya asumsikan Anda telah mendownload semua keperluan untuk membuat aplikasi ini. Pertama, buka Unity 3D

Pilih setup defaults for : 3D, kemudian pilih Create.

Pastikan Anda sudah mendownload Vuforia SDK Unity Extension dengan file ekstensi .unitypackage.

Pilih Assets > Import Package > Custom Package, kemudian locate folder dimana Anda menyimpan Vuforia SDK.

Jika sudah, pilih Open.

Secara default semua konten terseleksi semua, atau Anda bisa memastikannya dengan pilih tombol “All”, jika sudah pilih Import.

Anda akan mendapati beberapa direktori baru pada folder Assets jika proses import berhasil.

Karena target buildnya akan kita porting menjadi aplikasi Android, maka kita perlu menaambahkan direktori Android SDK yang Anda sudah Download dan Update kedalam External Tools yang bisa Anda setting di Edit > Preferences. Pada bagian Android SDK Location, locate folder dimana Anda menyimpan Android SDK.

Untuk menyimpan scene utama kita membutuhkan sebuah direktori supaya file-filenya tertata rapih. Klik Kanan pada jendela Project di folder Assets, kemudian buat folder baru dengan nama ‘Scenes’.

Pilih file > Save Scene, keudian beri nama scene tersebut sesuai kebutuhan. Pilih target folder ‘Scenes’.

Pilih menu File > Build Settings, pilih Add Current untuk menambahkan scene kedalam target build. Pada Platform, pilih Android kemudian pilih Switch Platform. Jika sudah, close jendela Build Settings.

Pada jendela Project, buka folder Assets > Qualcomm Augmented Reality > Prefabs, kemudian pilih ARCamera, lalu drag ke jendela Hierarchy. Jika dalam Jendela Hierarchy masih ada default camera (mainCamera), delete degault camera terlebih dahulu.

Hal yang serupa juga untuk prefabs ImageTarget. Drag ImageTarget kedalam hierarchy. Sebenarnya Anda bisa saja drag-n-drop ARCamera dan Image Target kedalam jendela scene. Namun untuk menjaga supaya posisinya tetap mengikuti posisi prefabs, maka drag tiap prefab kedalam jendela Hierarchy.

Oke, selanjutnya Anda harus terdaftar terlebih dahulu sebagau User di situs developer vuforia. Silahkan signup terlebih dahulu di https://developer.vuforia.com. Jika akun Anda sudah terverifikasi buat terlebih dahulu lisensi key supaya kita bisa mengunggah image target ke situs Vuforia.

Pilih ‘Create your first license key’.

Lengkapi semua kolom yang dibutuhkan untuk membuat lisensi key. Pada Deployment Plans pilih ‘none’. Artinya kita menggunakan lisensi free.

Jika telah selesai, klik Confirm untuk mengakhiri pembuatan lisensi.

Selanjutnya pilih tab Target Manager, kemudian pilih Add Database.

Pada jendela popup Create Database, isilah nama database, type dan lisensi sesuai kebutuhan. Jika sudah, pilih Create.

Selanjutnya akan tertampil database-database yang telah kita buat, pilih database yang akan kita unggahkan marker, kemudian pilih Add Target.

Pada popup Add Target pilih single Image, isi width dan namme sesuai kebutuhan. Kemudian klik Add. Image yang dimaksud adalah marker untuk aplikasi Augmented Reality kita.

Nantinya image ini yang akan di scan oleh device melalui kamera. Pada tutorial kali ini saya memakai marker seperti berikut :

5mm-red-led-

Jika proses upload berhasil, maka akan muncul keterangan bahwa marker kita telah aktif dan sudah dapat digunakan.

Pastikan marker yang Anda upload memiliki rating yang bagus, minimal tiga bintang. Nantinya akan mempengaruhi device dalam mengenali marker. Semakin bintangnya banyak, maka akan dengan mudah markernya dikenali (recognized). Selanjutnya pilih Download Database.

Pada development platform pilih Unity Editor, terakhir pilih Download.

Pilih Assets > Import Package > Custom Package. Kemudian locate folder dimana Anda mendownload Databse tadi.

Pilih import untuk menambahkan database kedalam project.

Selanjutnya kita perlu merubah Image Targetnya. Pilih type Predefinied, Data Set pilih sesuai nama Database, Image Target diisi degan nama marker atau image yang sudah Anda Upload tadi. Jika proses Import database tadi berhasil, maka opsi-opsi tersebut sudah tersedia dalam dropdown masing-masing setting.

Selanjutnya adalah menambahkan objek 3D kedalam marker atau Image Target. Pada tutorial kali ini saya menggunakan sebuah objek 3D Led yang dibuat menggunakan 3D Blender. Jika Anda memakai objek dengan menggunakan Texture, pastikan Texturenya tersimpan satu folder dengan objeknya. Anda bisa googling untuk settingnya.

Buat folder baru pada folder Assets dengan nama ‘Models’. Pilih objek 3D dengan ekstensi file .blend beserta texturenya, kemudian drag file-file tersebut kedalam folder Models.

Pilih objek LED 3D kemudian drag objek tersebut kedalam objek Image Target.

Atur skala dan posisi objek sehingga proposional terhadap Image Target.

Ini opsional. Karena saya menggunakan objek LED, supaya terlihat realistik saya tambahkan efek lampu pada objek LED. Pilih Add Component pada objek LED, pilih effects > Halo. Kemudian tweak sesuai kebutuhan.

Ini juga optional, Anda bisa mengaturnya nanti di Build Settings. Namun untuk kebutuhan debugging Anda harus setting terlebih dahulu pada jendela Game untuk orientasi layarnya. Pilih Portrait.

Jangan lupa untuk mengaktifkan data set (database) yang telah kita import tadi. Pada objek ARCamera centang Load Data Set nama databse, kemduian centang juga ‘Active’.

Tambahkan objek Directional Light pada Scene supaya objek tidak terlihat gelap saat aplikasi mendeteksi marker.

Untuk membuktikan apakah marker dapat terdeteksi oleh aplikasi sehingga dapat menampilkan objek 3D, Anda dapat memastikannya dengan cara memilih tombol play pada workspace Unity 3D, kemudian simpan marker atau image target Anda pada smartphone ataudi printed out. Kemdian arahkan image target tersebut kedepan webcam

Oke, sampai sini berarti aplikasi Anda sudah berhasil menampilkan objek 3D ketika kamera mendeteksi marker. Selanjutnya Build apliaksi tersebut untuk Platform Android

Pilih file > Build Settings. Isi Company Name dan Product Name sesuai kebutuhan. Product Name adalah nama aplikasi yang akan tertampil ketika aplikasi diinstall di device Android.

Set juga bundler identifiernya supaya mempunyai domain / nama package yang unique.

Pada pilihan keystore pilih saja Create New Keystore untuk keperluan debugging. Naamun jika Anda ingin mengunggah aplikasi tersebut ke playstore, maka Anda membutuhkan Keystore yang lengkap dengan Aliasnya.

Pilih Build, kemudian save nama apk-nya sesuai kebutuhan.

Terakhir silahkan install apk yang sudah dibuild tadi pada perangkat Android Anda. Siapkan juga markernya. Pada tutorial ini saya belum sempat printedout markernya, jadi saya siapkan markernya lewat laptop dan hasilnya adalah sebagai berikut :

Bagaimana cukup mudah bukan ? Tertarik menggambungkan Augmented Reality dengan Game dalam Unity ? Tunggu tutorial-tutorial selanjutnya.

 


Share :

[social_share style=”square” align=”horizontal” heading_align=”inline” facebook=”1″ twitter=”1″ google_plus=”1″ linkedin=”1″ pinterest=”1″ /]

Update :

Jika dalam mengikuti tutorial ini masih error, silahkan ikuti tutorial update nya di posting Unity 5 + Vuforia : Augmented Reality Tutorial, disertai dengan video.

 

 

Related Posts:

71 thoughts on “Unity Tutorial : Vuforia Simple Image Target

  1. Bagus Banget gan tutorialnya. Makasih ya.

  2. kalo buat platform windows phone 8 langkahnya sama ga gan?

  3. Monica Caferina Renando

    Ka kalau image targetnya lebih dari satu bisa gak?
    trus unity pake GPS bisa gak?
    makasih sebelumnya 🙂

  4. Bedanya Cloud ama Device apa gan ?

  5. ko pas di langkah create database ,, lisensi yg udah di buat nda muncul ya kalo pilih device ,, tapi kalo pilih cloud baru muncul ,, itu gmna gan ?
    mksihh

  6. saya udah ngikuti tutor diatas tapi kok kamerannya blank ya?
    saya pakai unity 4.5 dan vuforia 4.2.3
    adakah solusinya? trims

  7. klo mau masukin video diatas marker gmana ya ?
    udah downloah videoplayback tp ngga bisa makenya ?
    apa harus coding ?

  8. bang misal ini diaplikasiin buat denah brarti kan banyak tuh objeknya, nah biar objek ARnya itu stick alias posisinya itu ya sesuai dengan scenenya gmn ya ? soalnya pas dicoba itu posisinya ga jelas si. jawaban bisa via email aja bang kalo ga 😀

  9. gan mau nanya nih..
    bisa gk, misal 5 marker, 5 URL video.. nah datanya smua di simpan d cloud.. trus klo mau nambah marker sama URL video tinggal nambah di cloud gk ush ubak APK lgy,.. bisa gk gan ?

  10. Ragil Wiradiputra

    mau nanya bang, saya pake vuforia yg baru tuh yg 4.2.3 itu, aplikasi saya ada GUI Skin nya dan saat di play mode di pc baik2 saja, kenapa saat di android button tersebut hilang ya? minta tolong

  11. kalo untuk markerx kita gunakan browsur dan objekx akan muncul itu ketika terbaca marker berntuk teks itu bagaimana mas?

  12. untuk webcam bawaan laptop tdk muncul kamerax ketika di play mas bgaiman solusix? dan kalo pake webcam eksternal USB apa bisa?

  13. bang, aku blank di device knapa ya, belum di play di editor, gak ada webcam

  14. masukin video gmana gan ? mohon bantuan ..

  15. Pada awalnya bisa di gunakan, setelah itu ada masalah.
    Ketika membuat project baru dan test device, objectnya tidak load ke screen tetapi hanya texture dif atau normal nya saja yg terlihat di screen device.. mohon pencerahannya bro

  16. Gan kok gak muncul kameranya di play editornya yah, gimana solusinya

  17. kak, kalo image target sama tapi di buat banyak, cuma dibedain posisinya aja bisa gak ya? makasih 🙂

  18. Mas gambar marker yang ingin saya coba menggunakan aplikasi AR itu bisa gambar asli yg saya upload ke vuforia? Apa harus download lgi dri vuforia? Krn yg saya download hanya dapat bentuk unity packagenya saja. Makasih

  19. Thanks tutorial nya sangat membantu

  20. An error occured while trying to enable Vuforia play mode

    error tulisan gitu cara benerinnya gimana ya?

  21. cara ngubah setingan camera agar tidak USB Camera bagaimana ya?

  22. Mas saya mau tanya, ada ndak tutorial cara bikin augmented reality video ? terima kasih

  23. Ada tutorial marker yang 3D ?

  24. bang minta projeknya boleh

  25. kalau mau bikin animasi AR 2 dimensi bagaimana? Seumpama bkin gambarnya gerak” gitu

  26. mas mw tanya, kok gambar nya muncul duluan, padahl belum di arahkan ke marker, tolong pencerahannya mas,,

  27. bang saya nyoba import vuporia nya tapi kenapa gak ada android sdk locationnya ya ? padahal import sukses .. saya pake import vuforia-unity-5-0-10.unitypackage bang. mohon bantuannya

  28. mas kalo bikin seperti button menunya ada tutornya? sama button buat zoom, rotate dkk?

  29. Tolong dikasih tutorial instalnya mas,? android sdk Location kok tidak terdeteksi ya?

  30. apa saja yang diinstal mas di sdkManagernya, apa semuanya? build-tools, extras, platform-tools,system-images dan android 4.4.2 sudah ku install. Build setting run nya yang muncul cuma webplayer, yang android tidak bisa.

  31. Gan, kalau kaya gini “Failed to load data set AFARI_STUDIO.
    UnityEngine.Debug:LogError(Object)” gimana benerinnya? Mohon bantuannya yaaaa, makasih.

  32. Tanya dong. Aku newbie. Awalnya main camera ada, terus aku hapus. Nah caranya biar main camera itu balik di apain? Pengen ganti bagroundnya soalnya..

  33. bg, bagaimana ya jika banyak marker? setiap marker yang tracking pada stiap marker akan menghasilkan objek simarker, contoh nya alphabet, marker A muncul object A dan marker Z muncul object Z?? mohon pencerahan nya

  34. bang saya ada TA bikin AR, bisa minta bantuannya? 😀 sy minta kontak yg bisa dihubungi/hbungi sy di vindi355@gmail.com . thanks anyway bang^^

  35. mas saya udah masukkin objek 3D blender beserta texture nya ke folder “Models”, pas udah diinstall terus dijalanin kok discan objek nya masih abu-abu ga ada texture nya? mohon bantuan nya. makasih 😀

  36. gan ada email yang bisa dihubungi kah di contactnya g bisa di klik saya mau nanya2 ar, trimakasih

  37. mas.. kalau boleh saya nanya,.. saya kok mraktekin, ketika saya kasih image target.. kenapa tiba tiba image targetnya jadi hilang sendiri.. dan ketika mau disetting ulang, malah kerubah semuanya. mohon pencerahan .terimakasih 🙂

    • Sepertinya komen2 diatas juga masalahnya sama, mungkin karena kebijakan API vuforia yang berubah. Saya belum coba SDK yang baru, segera saya post tutorial baru nya.

  38. mas nanya dong kok objek 3D saya diem ditengah yaa gak mengikuti marker solusinya gimana yaa ?

  39. […] adalah posting lanjutan atau update dari posting saya sebelumnya yaitu tentang Unity Tutorial : Vuforia Simple Image Target. Sepertinya sejak dirubahnya kebijakan lisensi dari vuforia, banyak sekali perubahan yang terjadi […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *