Android : Google Drive SDK Tutorial

xxxx

Google Drive merupakan layanan Cloud Storage yang disediakan oleh google bagi para google user. Jika Anda menggunakan akun gmail atau akun Google, maka secara otomatis Anda juga dapat menikmati layanan Google Drive secara gratis sebesar 15GB. 15 GB tersebut adalah akumulasi semua data layanan Google seperti Gmail Storage, Picassa, dan lain sebagainya. Beberapa waktu lalu saat membuat tugas besar salah satu mata kuliah, kebetulan di salah satu aplikasinya menggunakan Google Drive sebagai media penyimpanannya. Saya akan share bagaimana mengintegrasikan Google Drive dengan aplikasi yang akan kita buat.

Buat Project Baru

Buat project baru pada IDE Anda. Pada tutorial kali ini saya menggunakan IDE Eclipse.

Download Google Play Service versi terbaru

Pada Android SDK > Tools, pastikan didalam folder tersebut terdapat package dengan nama Google Play Service. Jika belum ada Anda bisa mendownloadnya menggunakan Android SDK. Kemudian Import Package tersebut pada IDE Anda

Tambahkan Google Play Service yang telah di Import

Pada Eclipse, klik kanan pada project yang telah dibuat. Kemudian pada pilihan Android pastikan Anda menambahkan Google Play Service

Klik Apply, maka secara otomatis project Android Anda melakukan proses Rebuild.

Tambahkan Meta Data pada File Manifest

activity.xml

Pada file layout kita membutuhkan sebuah Button yang akan membuka chooser untuk disimpan pada folder Google Drive.

Main.java

Pada main activity ini kita akan membuat file gambar yang sudah kita pilih melalui intent chooser secara otomatis akan menyimpan kedalam folder root google drive.

Package-package yang kita perlukan untuk membuat aplikasi tersebut terdapat pada Google Play Service Library. Jika package tersebut tidak ditemukan, pastikan Anda sudah import Google Play Service dengan benar.

Bagian ini adalah proses untuk menyimpan file kedalam Google Drive secara otomatis di folder root. Jika Anda ingin menyimpan file dengan menampilkan page promt, yang fungsinya untuk rename file dan memilih lokasi penyimpanan, maka Anda harus menggunakan newCreateFileActivityBuilder() instead of createFile(). Bedanya, jika kita memakai creatFile(), maka harus di set result callbak-nya.

Namun jika Anda menggunakan newCreateFileActivityBuilder(), anda tidak perlu membuat result calback karena sudah di handle oleh method result.getDriveContents(). Maka secara garis besar code nya adalah sebagai berikut :

Namun pada tutorial ini saya akan menggunakan autosave tanpa memilih dahulu directori dan penamaan file. Maka kode lengkapnya adalah sebagai berikut :

Supaya aplikasinya dapat menggunakan service Google Drive, kita perlu melakukan beberapa step pada Google Api Console. Silahkan ke https://console.developers.google.com/

Pilih Goolge Drive API

Enable Goolge Drive API

Tambahkan Credential Baru

Masukan SHA1 dan package name pada credential

SHA1 diisi dengan fingerprint yang digenerate dari keystore atau dari debug keystore. Saya asumsikan saya memakai debug keystore kemudian memakan Eclipse, maka kita bisa menemukan SHA1 key nya pada Preferences > Android.

Jalankan Aplikasi

Jika step-step nya sudah benar, maka seharusnya aplikasi berjalan dengan baik

Jika kita menekan button autosave, maka botton akan menampilkan image chooser

Kemudian akan save ke folder Google Drive secara otomatis.

Tambahan

Jika Anda ingin menyimpan gambar langsung dari file path, tidak menggunakan Image Chooser, Anda bisa menggukana code berikut :

Download

Download full project disini.

Share

[social_share style=”bar” align=”horizontal” heading_align=”inline” facebook=”1″ twitter=”1″ google_plus=”1″ linkedin=”1″ pinterest=”1″ /]

Related Posts:

3 thoughts on “Android : Google Drive SDK Tutorial

  1. Thx Gan Dari Tutorial bang akhirnya ane bisa bikin game sendiri cek bang http://www.kanaanmobile.com

  2. bagaimana kalau yang mau diupload/disingkronkan berupa folder?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *